Tontonan yang tidak beradab


Ketakutan, kecemasan, kegelisahan dan kekhawatiran terus membayangi untuk masa yang akan datang nanti dimana aku harus berperan sebagai orang tua yang mempunyai peran penting untuk mendidik dan memberi pembelajaran pada mereka.

Melihat dan menyaksikan setiap hari gempuran-gempuran budaya yang tidak seiring dengan ciri khas bangsa ini. dimana produk-produk media membentuk dan mengendalikan pendapat dan tingkah laku serta menentukan apa yang dapat diterima.

Televisi dan film bukan sekedar hiburan semata tapi sudah menjadi kepentingan penguasa, belum lagi penurunan nilai-nilai dari setiap gambar, tayangan memasuki televisi dengan tayangan-tayangan Sampah. banyaknya informasi-informasi yang bukan sebenarnya, menipu, dan menyesatkan telah tercampur.

Seksualitas di pertontonkan secara vulgar, Maka, jangan kaget ketika berita-berita di media lokal banyak memunculkan kegetiran dari korban Anak-anak remaja misalnya, dipergoki hendak melakukan pesta seks. Bahkan di kota-kota besar, wujud pelampiasan hasrat mengatasnamakan seni dan hak asasi manusia.

sinetron makin gencarkan hedonisme dan konsumerisme, gaya hidup dan kesenangan semata yang mereka gempurkan, tidak ada lagi nilai moral positif, semua telah dibalik sesuatu yang kotor/jelek malah di bilang baik, mengalihkan kepribadian anak bangsa menjadi diri yang berbeda, namun dipermanis dengan kata-kata ‘mengikuti tren’.

Ditengah-tengah penurunan nilai moral dan agama harus ada upaya untuk menyiapkan anak-anakku nanti menjadi pribadi yang tangguh, yang berbeda. menyiapkan masa depan mereka pasti tidak akan mudah karena pendidikan formal pun sepertinya tidak akan tersentuh lagi.


Categories: ,

6 Responses so far.

  1. dwisuka says:

    Memang benar, sinetron2 kita banyak yang tak mendidik....

    Btw, thx atas opininya soal verifikasi kata. Dan jawabannya ada pd posting terbaruku.

  2. Dvallen says:

    @dwisuka : bukan cuma sinetron aja sekarang, ikklan2 pun telah banyak berperan untuk penurunan nilai

  3. Sailor says:

    Do you not use any Ads?

  4. Pungky says:

    eyaampun. baru aja pulang UTS mata kuliah televisi trus di dashboard yang mejeng tulisan ginian. hihihihi jodoh amat :p

  5. Dvallen says:

    @Saior : ya, i do not

    @Pungky : :P, Gimana UTS nya ?!

  6. Kayanya ini bukan masalah baru deh
    Coba baca"Amusing Ourselves to Death" - Neil Postman untuk referensi
    Tulisannya bagus dan mendalam tentang diskursus pada televisi
    Televisi memang memiliki kecenderungan untuk mengurangi hal-hal substantif kok
    Neil Postman bahkan menulis ini sebelum televisi memperlihatkan gajala-gajala tersebut

    :)

    But, it's nice to see your critics for television anyway
    Keep writing!

Leave a Reply