Sehatkah Televisi Kita [2]
Televisi bisa memberikan dampak yang luar biasa terhadap pemirsanya. Dahsyatnya kekuatan televisi. Tapi saya ingin menyoroti adalah dampak negatif dari televisi. karena ada kecenderungan pelaku industri televisi cenderung menerapkan jalan pintas untuk mengeruk keuntungan.
Salah satu dampak negatif nya terkikisnya budaya positif masyarakat kita. Masyarakat yang dipaksa menelan budaya yang bertentangan. Ketimuran, sudah berubah menjadi kebarat-baratan. Kebarat-baratan ini tampaknya sudah mendominasi. Tengoklah cara bicara mereka, cara berpakaian, sikap dan perilaku serta banyak lagi lainnya.
TOLAK INFOTAINMENT !
INFOTAINMENT : artinya sendiri saya kurang mengerti, tapi kalo di lihat depan ada kata "INFO" menurut saya INFO = BERITA, diartikan sebagai sebuah fakta atau data baru yang sudah pasti (dapat dibuktikan kebenarannya) yang memiliki dampak penting atau menarik.
sementara Infotainment itu sendiri isinya apa ??? sebagian besar dari tayangan-tayangan yang ada tidak bernilai sama sekali.
“Jangan ngomongin urusan orang lain”, “Jangan membuka aib keluarga”.
Maka jangan heran kalau bangsa ini pintar mengkritik tapi sangat bodoh dalam berbuat. budaya (baru) negatif ini sudah mengikis nilai-nilai. tidak usah diajarkan soal menggunjing orang lain, sudah menjadi kebiasaan beberapa orang, coba tengok sekitar anda.
Televisi menjadi sebuah candu.
Televisi tanpa menyebutkan baik buruknya isi program, mampu mengubah alur hidup seseorang. Dia rela memasang alarm jam di kamarnya, meninggalkan tempat kerja, hanya untuk memburu acara yang disukainya, misalnya dengan tayangan siaran langsung Piala Eropa atau Piala Dunia.
candu televisi bisa lebih berbahaya, karena ada saat-saat tertentu harus meninggalkan kesibukan yang tergantikan dengan tayangan televisi, jangan sampai si kotak ajaib itu membuat anda kecanduan.
AWAS BANCI !!!
kalo mo terkenal ya jadi BANCI aja,.....
mengerikan sekali jika menyaksikan suatu saat nanti Indonesia tercinta menjadi negeri para banci. Walaupun saat ini, banyak dari kita yang sudah bertindak banci dalam segala hal.
mengeksploitasi diri dan rela dieksploitasi demi mencari keuntungan ekonomi semata .Televisi telah ikut serta menyebarkan perilaku tidak normal dari seorang anak manusia kepada publik. Perilaku semacam itu – lelaki kemayu – merupakan hal yang tidak normal, yang jika disebarluaskan akan menimbulkan banyak efek negatif. walaupun pada faktanya memang ada manusia berjenis kelamin lelaki yang dari sananya memang ditakdirkan untuk kemayu. Hormon-hormon kelelakian mereka mungkin kurang, sehingga cenderung kewanita-wanitaan.
udah dulu ya, saya mau nonton lagi *langsung lari nyari remote tivi
*Gambar diatas diambil dari menteri desain indonesia
Maka jangan heran kalau bangsa ini pintar mengkritik tapi sangat bodoh dalam berbuat. *koq seperti bercermin yaa
BalasHapusStuju banget tu!
BalasHapushaha, mkanya aku g prnah nonton TV lokal dari jaman SMA, biar dibilang kampung tpi seenggaknya gak jadi kek mreka
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.